Prosedur Pos Bantuan Hukm

STANDARD OPERATING PROCEDURES POS BANTUAN HUKUM (POSBAKUM)

DI PENGADILAN AGAMA LUWUK

DISKRIPSI :

Memberi pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan

 

  • Memberikan Akses peradilan kepada pencari keadilan yang tidak mampu membayar jasa advokat

 

  • Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat melalui penghargaan, pemenuhan dan perlindungan hukum terhadap hak dan kewajiban

 

TATA CARA DAN MEKANISME PEMBERIAN BANTUAN HUKUM DI PENGADILAN AGAMA LUWUK

 

  1. Petugas pemberi jasa hukum Menyediakan blanko permohonan pelayanan Posbakum dan blanko surat pernyataan tidak mampu selama kurang lebih 2 menit

 

  1. Pemohon bantuan hukum Mengisi formulir permohonan bantuan hukum dilampiri SKTM atau kartu KKM, kartu JAMKESMAS, kartu PKH, dan kartu BLT atau surat pernyataan tidak mampu membayar jasa advokat yang diketahui oleh Ketua Pengadilan Agama

 

  1. Petugas pemberi jasa hukum Menerima permohonan bantuan hukum selama kurang lebih 5 menit

 

  1. Petugas pemberi jasa hukum Melaksanakan pemberian bantuan hukum berupa informasi, advice, konsultasi dan atau pembuatan surat gugatan/permohonan

 

  1. Petugas pemberi jasa hukum Membuat surat gugatan/permohonan dalam bentuk hardcopy dan softcopy selama kurang lebih 45 menit *khusus bagi penggugat/pemohon yang berperkara secara prodeo

 

  1. Petugas pemberi jasa hukum Menyerahkan surat gugatan/permohonan kepada pemohon untuk pendaftaran perkara di Meja I selama kurang lebih 5 menit

 

  1. Petugas Meja I Menerima surat gugatan/permohonan yang dibuat oleh pemberi bantuan hukum selama kutang lebih 5 menit *biaya penggandaan surat gugatan dibebankan kepada pemohon/penggugat

 

  1. Petugas pemberi jasa hukum Membuat laporan pelaksanaan tugas pelayanan hukum kepada Ketua Pengadilan Agama tiap akhir bulan