PEMBINAAN DAN MONITORING

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu ( Drs. H. Hasan Basri Harahap, SH., MH. ) memberikan pembinaan kepada pegawai Pengadilan Agama Luwuk dan pengadilan Agama Banggai

PEMBINAAN DAN MONITORING


   pa-luwuk.net, Luwuk, 11 November 2016 dengan berdasarkan pada Surat Tugas Nomor : W19-A/1338/PS.00/X/2016 tanggal 12 Oktober 2016 maka pada hari ini Jum’at tanggal 11 Novemeber 2016 Tim Pembinaan Dan Monitoring dari Pengadilan Tinggi Agama Palu tiba di kota air Luwuk dalam rangka melakukan pembinaan dan monitoring di Pengadilan Agama Luwuk dan Pengadilan Agama Banggai. Tim Pembinaan Dan Monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu  ( Drs. H. Hasan Basri Harahap, SH., MH. ) yang diikuti oleh Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Palu ( Sutarno, SH., MH. ), Pranata Komputer  Pengadilan Tinggi  Agama  Palu ( Moh. Syahdimas Yusrin, S. Si., MM. ) dan Bendahara Pengadilan  Tinggi  Agama  Palu ( Hamdan Latif ).

   Dengan didampingi oleh  Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Palu ( Sutarno, SH., MH. ), Ketua Pengadilan Agama Luwuk (Drs. H. Abdul Manaf ) dan Ketua Pengadilan Agama Banggai ( Drs. Ihsan ) dalam pembinaannya yang dilakukan hari ini Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu ( Drs. H. Hasan Basri Harahap, SH., MH. ) menyampaikan beberapa kisah hikayat yang intinya menghimbau agar seluruh pegawai Pengadilan Agama Luwuk dan Pengadilan Agama Banggai senantiasa memohon kekuatan kepada Allah subhana wata’ala, agar dapat melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya secara tulus dan ikhlas serta tidak bersikap riya dan takabur. Selain itu Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu menyampaikan pula hasil rapat koordinasi yang beliau laksanakan dengan Badan Peradilan Agama pada tanggal 29 September 2016 serta hasil musyawarah nasional Ikatan Hakim Indonesia.

   Untuk bagian kesekretariatan Pengadilan Agama Luwuk dan Pengadilan Agama Banggai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palu berpesan agar senantiasa dapat mengelola aset dan keuangan dengan baik sesuai peraturan yang berlaku. Dihimbau pula agar penempatan petugas informasi dan resepsionis yang merupakan garda depan pelayanan dapat dilakukan lebih selektif agar pemberian pelayanan dan informasi dapat dilakukan secara tepat.  

   Dalam pembinaan ini Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Palu ( Sutarno, SH., MH. ) menyampaikan permintaan maaf atas tidak dapat direalisasikanya beberapa usulan anggaran tahun 2017 yang disebabkan oleh karena adanya pemangkasan jumlah anggaran Mahkamah Agung tahun 2017 yang besarannya mencapai Rp. 513.000.000.000 ( Lima ratus tiga belas milyar rupiah ). Kemudian untuk kegiatan akhir tahun Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Palu menghimbau agar Pengadilan Agama Luwuk dan Pengadilan Agama Banggai dapat melakukan opname pisik atas barang  milik negara secara tepat agar dapat diketahui barang milik negara yang masih dapat digunakan dan tidak dapat digunakan agar dapat dilakukan penghapusan dan pengadaan kembali.

   Dengan dilakukannya pembinaan dan monitoring di Pengadilan Agama Luwuk dan Pengadilan Agama Banggai oleh Pengadilan Tinggi Agama Palu diharapkan dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan visi dan misi Mahkamah Agung di Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut. ...(By..operator ).